HARMONI KEBERSAMAAN

SMP Theresiana Tanah Mas Semarang Gelar Buka Bersama Guru, Karyawan, komite beserta keluarga.

(Semarang, Kamis, 20 Maret 2025) – Dalam semangat kebersamaan dan kekeluargaan, SMP Theresiana Tanah Mas Semarang,  menggelar acara buka puasa bersama yang melibatkan seluruh guru, karyawan, komite sekolah, serta keluarga mereka. Acara yang berlangsung di halaman sekolah ini mengusung tema “Perbedaan dalam Kesederhanaan Menjadi Penguat Rasa Kebersamaan dan Kekeluargaan”, yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi di antara seluruh elemen sekolah dengan kata lain mewujudkan sekolah SMP Theresiana Tanah Mas Semarang tetap eksis, maju, dan kembali berjaya.

Frater Seto Memimpin Doa memulai acara

Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Frater Seto, kemudian di lanjutkan sambutan dari Kepala Sekolah, Bu Gabriel Hima Nugraheni, S.S., yang menekankan pentingnya rasa toleransi keberagaman dan kebersamaan sebagai kekuatan dalam membangun harmoni di lingkungan sekolah,

Ibu Gabriel Hima Nugraheni, S.S memberikan sambutan singkat

“Acara ini bukan sekadar momen untuk berbuka puasa, tetapi juga wujud nyata dari semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang kita bangun di sekolah ini. Perbedaan dalam Kesederhanaan Menjadi Penguat Rasa Kebersamaan dan Kekeluargaan ingin menegaskan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang memperkaya persaudaraan kita.

Sebagai sekolah yang menjunjung nilai-nilai toleransi dan cinta kasih, kita ingin terus menciptakan lingkungan yang ramah bagi semua, di mana setiap siswa, guru, dan staf merasa diterima dan dihargai, itu semua selaras dengan slogan sekolah yaitu Sekolahku, Rumahku, Keluargaku Memberi Hati. Semoga acara ini semakin mempererat hubungan kita, mengajarkan kita untuk selalu berbagi, serta menjadikan sekolah ini tidak hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga rumah kedua yang penuh kehangatan.”

Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini. Mari kita nikmati kebersamaan ini dengan hati yang penuh syukur dan sukacita. Selamat berbuka puasa, dan semoga kebersamaan kita hari ini membawa berkah bagi kita semua,”. tutur beliau.

Selain berbuka puasa bersama, acara ini juga diisi dengan sesi ramah-tamah antar keluarga guna memperkenalkan anggota keluarga masing-masing. Suasana akrab dan penuh kehangatan tercipta dari canda tawa yang terjalin, menciptakan kedekatan seolah-olah sudah lama saling mengenal, meskipun Sebagian keluarga tersebut baru pertama kali bertemu.

Momentum berbuka puasa semakin hangat dengan sajian hidangan yang telah disiapkan secara gotong-royong oleh para guru dan karyawan sekolah. Kebersamaan semakin terasa saat semua hadirin menikmati hidangan sembari berbincang penuh keakraban.

Acara ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di tengah perbedaan yang ada, kita tetap dapat bersatu dalam satu tujuan yang sama, yaitu menciptakan lingkungan yang harmonis dan penuh kasih sayang. Semangat kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini diharapkan dapat terus terbawa dalam setiap aktivitas di sekolah dan kehidupan sehari-hari.

Foto Komite Sekolah

“Terima kasih kepada keluarga SMP Theresiana Tanah Mas yang telah mengundang kami, Komite Sekolah, dalam acara buka bersama ini. Hidangannya luar biasa! Lele yang disajikan besar dan nikmat, sayur asemnya segar, dan semua makanan benar-benar mengenyangkan. Esnya juga sangat menyegarkan, pokoknya semuanya mantap!

Selain hidangan yang lezat, suasana acara juga sangat hangat dan penuh kekeluargaan. Yang awalnya tidak saling mengenal, kini bisa lebih akrab satu sama lain. Semoga tahun depan acara buka bersama ini bisa diadakan lagi agar tali persaudaraan semakin erat,” ucap salah satu orang tua siswa sekaligus anggota Komite Sekolah, Mama Yolanda yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dengan suksesnya acara buka bersama ini, diharapkan ke depan semakin banyak kegiatan yang memperkuat rasa kebersamaan dan kekeluargaan, sehingga sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga rumah kedua bagi seluruh warganya yang memberikan rasa aman, nyaman dalam segala aktivitas belajar dan memaknai.

beberapa dokumentasi acara “

Ditulis pada Artikel, Berita, Uncategorized | Tinggalkan komentar

PASTOR CHANG PENG TU Pr. dan KETELADANAN DALAM DUNIA PENDIDIKAN

Pastor Chang Peng Tu, Pr memiliki peran penting dalam dunia pendidikan, terutama dalam konteks pendirian Sekolah-sekolah Theresiana di Semarang. Pada tanggal 25 Maret 1952 Pastor Chang Peng TU, Pr tiba di Semarang untuk membantu karya misi Pastor Simon Beekman., khusunya untuk masyarakat Cina. Dengan datangnya Pastor Chang tersebut TK Yu Te diserahkan kepadanya untuk dikelola dan dikembangkan. TK Yu Te inilah yang menjadi cikal bakal sekolah-sekolah Theresiana. Di bawah kepemimpinan Pastor Chang Peng Tu, Pr, sekolah-sekolah Theresiana berkembang pesat. Satu demi satu sekolah Theresiana didirikan salah satunya adalah SMP Theresiana Tanah Mas.

Sejak berdiri sampai dengan sekarang, SMP Theresiana Tanah Mas mengalami pasang surut peserta didiknya, sama halnya dialami oleh sekolah-sekolah yang lain. Saat ini SMP Theresiana Tanah Mas banyak memberikan terobosan-terobosan dalam mengembangkan kurikulum terbaru, selain itu menjadikan wadah untuk mencetak generasi yang unggul dan berdaya juang tinggi. Fasilitas atau Ruang kelas yang terdapat di SMP THeresiana Tanah Mas Semarang semua ber-AC dan berkarpet. Sarana prasarana penunjang pembelajaran selalu  mengikuti perkembangan zaman dan sesuai denga apa yang diperlukan seperti, Laboraturium komputer, ( terhubung dengan jaringan internet ), dan sarana-sarana lain yang mendukung kelancaran KBM. Untuk memudahkan semua warga Theresiana, khususnya siswa dan guru dalam mengakses internet, sekolah telah memfasilitasi dengan jaringan Hotspot atau WIFI.

Pastor Chang Peng Tu, Pr. memberikan contoh sekaligus motivasi bagi generasi penerusnya untuk melanjutkan harapan atau visi-misinya dalam mengembangkan Pendidikan, maka dari itu SMP Theresiana Tanah Mas masih eksis sampai sekarang, gambaran umum tentang peran dan usaha yang bisa dijadikan teladan bagi para pembelajar atau akademisi dalam bidang Pendidikan. Berikut adalah beberapa aspek perannya dan sifat-sifat yang perlu dijadikan contoh bagi akademisi juga peserta didik zaman sekarang:

  1. Pengembangan Sekolah: Pastor Chang Peng Tu melanjutkan karya Pastor Simon Beekman SJ dalam mendirikan sekolah untuk anak-anak Tionghoa Totok. Ia menerima TK Yu Te dari Pastor Beekman dan kemudian mengelola sekolah tersebut.
  2. Pengembangan Fasilitas: Pastur Chang Peng Tu juga terlibat dalam pengembangan fasilitas sekolah. Ia berhasil membeli sebidang tanah yang kemudian dibangun menjadi ruang belajar yang lebih luas,
  3. Pengembangan Kurikulum: Meskipun tidak secara spesifik disebutkan, peran Pastor Chang Peng Tu dalam pengembangan kurikulum dapat diperkirakan melalui konteks pendirian dan pengembangan sekolah. beliau telah berkontribusi dalam menentukan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan anak-anak Tionghoa Totok pada waktu itu.
  4. Pengembangan Sumber Daya Manusia: Dalam konteks pengembangan sumber daya manusia, Pastor Chang Peng Tu dapat dianggap sebagai contoh pengembang yang efektif. Ia berhasil memberikan contoh untuk menjadi pribadi yang terus berkembang dan bermanfaat bagi sekitarnya. Sehingga para pelaku pembelajar akan selalu mempunya rasa haus akan sebuah ilmu pengetahuan.
  5. Pengembangan Masyarakat: Perannya dalam membantu karya misi Pastor Simon Beekman SJ menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat Cina di Semarang. Hal ini menunjukkan bahwa ia peduli dengan kesenjangan pendidikan dan berusaha untuk mengatasi masalah tersebut.

Sifat-Sifat yang Perlu Di Jadikan Contoh

  1. Komitmen: Pastor Chang Peng Tu menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama dalam konteks masyarakat Cina di Semarang.
  2. Inovasi: Ia mampu mengembangkan fasilitas sekolah dengan efektif, menunjukkan kemampuan dalam berinovasi dan mengatasi tantangan.
  3. Kerja Sama: Perannya dalam melanjutkan karya Pastor Simon Beekman SJ menunjukkan kemampuan dalam bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan yang lebih besar.
  4. Kepedulian Sosial: Tidak diragukan lagi jiwa sosialnya yang sangat tinggi dengan peduli atas kesenjangan pendidikan  pada waktu itu ,sehingga berusaha membekali Masyarakat dengan ilmu Pendidikan dan dinilai berhasil mengatasi masalah tersebut.

Selain itu dalam dunia pendidikan, seorang tokoh Rohaniawan seperti Pastor Chang Peng Tu, Pr. di nilai memiliki peran penting sebagai:

  1. Pendidikan moral dan etika: Mengajarkan nilai-nilai kebaikan, kebijaksanaan, dan etika kepada para siswa.
  2. Pemimpin spiritual: Memberikan bimbingan rohani dan menjadi panutan dalam kehidupan beragama.
  3. Penasehat: Menjadi tempat siswa mencari nasihat dan bimbingan dalam menghadapi tantangan hidup.Teladan hidup sederhana: Menunjukkan gaya hidup yang sederhana dan fokus pada nilai-nilai spiritual.
  4. Penghubung antara tradisi dan modernitas: Membantu siswa menjembatani nilai-nilai tradisional dengan tuntutan zaman modern.

Penting untuk diingat dan diteladani, bahwa tokoh rohaniawan dalam dunia perjuangan yaitu Pastor Chang Peng Tu, Pr. tidak bisa dianggap remeh lagi di dunia Pendidikan. Selain di dunia pendidikan, beliau juga sangat peduli para kaum KLTD (kecil, lemah, miskin terpinggirkan, dan difabel. Suri teladan yang bisa diambil bagi siswa zaman sekarang:

  1. Dedikasi tinggi pada pendidikan dan pengembangan diri,
  2. Kerendahan hati dan kesederhanaan,
  3. Kebijaksanaan dalam menghadapi persoalan,
  4. Keterbukaan terhadap berbagai sudut pandang,
  5. Komitmen pada nilai-nilai moral dan etika,
  6. Keseimbangan antara kehidupan spiritual dan duniawi,
  7. Kebermanfaat untuk sesama dan lingkungan.

Bagaiamapun Pastor Chang Peng Tu, Pr. adalah seseorang yang sangat peduli dengan Pendidikan, tidak sedikit orang yang mau mengorbankan dirinya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Sehingga bagi generasi penerus di dunia pendidikan akan terpacu dan terpanggil untuk selalu bekerja keras dalam mengembangkan diri maupun lingkungan sekitar untuk hal-hal yang bermanfaat dan berdampak besar.

Ditulis pada Artikel, Berita, Sejarah | 1 Komentar